Mungkin ini cuma tulisan tentang apa yang gue liat dan gue rasain. Dan mungkin sebagian kecil atau besar dari kalian juga merasakan hal yang sama.
Ini sebenernya cuma tentang kebawelan orang tua pada umumnya. Gue ngerasa klo makin tua tuh yang makin diomongin banyak, karena udah berpengalaman. Ga cuma dibidang cari duit buat makan keluarga, ngurusin pembantu yang kerjanya gak bener, atau ngurusin jodoh anaknya dari bibit,bebet dan bobotnya. Ga salah sih, baik malah.. tapi kalo kebanyakan yah mumet-pusing juga lah yahh.. luckily, my parents are not that type.. yah sometimes sih..sekalinya bawel juga bukan karena mereka yang bawel tapi ada yang salah.. dan yang paling bikin kesel tuh gara2 my housemaid yang bikin nyokap gue ngomong gak ada titik spasinya, even if she's doing something, like eating. Weeew can u imagine?? Dan mungkin mama kalian juga berbuat yang sama, atau papa kalian??hahaha
Ini ada suatu cerita,
Ada seorang nenek, seperti nenek pada umumnya punya anak dan punya cucu.
Dia punya 3anak perempuan. Yang satu pinter dalam bidang bahasa tapi karena keinginannya, dimasukanlah anaknya di perguruan tinggi sekertaris, bidang yang tidak diminati oleh anaknya.
Jadinya gimana?? anak pertamanya kerja sebagai guru bahasa, kariernya cukup cemerlang dan bisa dipanggil Young Independent Woman. Tapi sayangnya, makin tua, anak itu makin tersiksa karena gelar D3 sekertaris yang dia dapet dengan terpaksa. Kenapa??
Dia menikmati dan menjiwai perkerjaannya sebagai guru, tapi dia gak bisa dapet payment yang layak karena dia tidak bisa mendapatkan perkerjaan yang lebih layak karena ijazahnya yang hanya D3, sekertaris pula... Untungnya, dia melakukan hal yang benar kepada anak- anaknya, dia tidak pernah memaksakan apa yang dia inginkan untuk anaknya, tapi dia membebaskan anaknya untuk memilih apa yang anaknya suka untuk melanjutkan pendidikannya, dan akhirnya anak pertamanya memiliki nilai yang memuaskan dalam kuliahnya.. Anak pertama nenek itu sangat bijak, bukan???
Cerita gak selesai di situ aja..
Anak keduanya sukses, karena emang brilliant.. Gak pernah belajar buat ujian, cuma tidur doang..
Ehh dapet bagus aja ulangannya.. Nice!
Anak ketiganya-anak kesayangan, yahh so so lah... Karier ok, but she's now going abroad to get a better life.
Tentang si nenek yang pengen gue ceritain,
si nenek tinggal serumah sama anak pertamanya,
si nenek ditinggal mati suaminya yang sangat baik, tanpa pesan..
dia cuma tidur and he's gone...(emang yah kalo orang baik matinya enak.. Ga tau deh udah rela ato belom)
Dan mungkin karena saudara-saudaranya yang kaya tapi dianya enggak, dia jadi rada stress.
Apa yang dia mau harus dipenuhin, kalo enggak ngomel-ngomel ampe bikin kuping anak pertama dan kedua panas..
Dia gak bisa dibilangin kayak anak-anak, dan cuma mau denger dari anak ketiga yang lagi diluar negeri, repot kan??
Dan yang bikin kesel dia kadang mengeluh sama saudara-saudaranya serta tetangganya tentang keluarganya yang gak bisa memenuhi kebutuhannya secara materi..duit duit duit
Yang lebih buruknya lagii..
She always be nice to everyone, EXCEPT her own daughters and grandchildren
So, of course people will think that how pity is her..
Hmmm...
Sesuatu yang bisa gue dapet adalah kalo kalian punya orang tua, sayangin mereka
kalo mereka tralu memaksakan kehendak mereka, omongin baik-baik perasaan kalian
karena gak semua orang tua itu hanya mendengarkan orang-orang yang lebih tua dari mereka..
Sebisa mungkin bikin mereka bahagia di hari tua mereka..
Kalo kalian punya uang lebih, gue sarankan bawa mereka jauh-jauh dari kota yang bikin stress kayak jakarta..
Beli villa disertakan field untuk berkebun buat mereka.. Biar mereka bisa tenang di hari tua mereka..
Di anggapan gue, nenek itu stress karena salahnya sendiri, dan karena mindsetnya (money is everything) dan surroundednya juga...
Tapi yang pasti, gue sangat berharap, mama, papa, tante, dan om gue nantinya bisa bahagia dan gak stress di hari tua mereka...
I'll make them happy, before they go or before I go.
Kamis, 29 Juli 2010
Minggu, 25 Juli 2010
The Flowing River By Paulo Coelho
Gue sebenernya bukan seorang yang suka banget baca buku, tapi karena gue diceritain..gue ngrasa buku ini menarik nihh buat di baca..
Buku ni di tulis pake bahasa inggris, gak susah sih sebenernya tapi biar memudahkan para Readers, gue retold dengan bahasa indonesia yang pastinya lebih gampang buat kalian semua dapet moral of the story dari kumpulan cerpen The Flowing River.
Buku ini gue pinjem dari dosen Reading gue tercinta, Ibu Rina Tjota. She's an amazing storyteller. Dia selalu bikin gue pengen mendapatkan dosen reading kayak dia. With her unique accent, and "When I was in America ..." dia bikin gue pengen tinggal di amerika, or at least pernah staying di sana, untung-untung klo gue punya suami yang udah orang amerika-or native,maybe..(ngarep!)
Buku ini bagus banget, dan wajib di beli bagi kalian pecinta cerpen yang menginspirasi,kayak Chicken Soup dan pastinya bisa bahasa inggris dong..
Ini dia ceritanya...
Norma and the good things- Norma dan hal-hal baik
Di Madrid hiduplah seorang wanita brazil yang sangat spesial.
Orang -orang spanyol memanggilnya " the rocking grandma". Umurnya lebih dari 60 tahun
Dia juga berkerja di macam-macam tempat, mengatur sebuah promosi, pesta,dan konser( gimana gak rocking coba???)
Suatu hari, kira- kira jam 4 pagi, saya sangat lelah, untuk berdiri saja rasanya saya sudah tidak mampu.. saya bingung dari mana si nenek ini dapet energi yang sangat besar. Lalu, saya bertanya..
" Saya punya kalender ajaib, kalau kamu mau lihat, saya bisa tunjukan " katanya
Kemudian,beberapa hari setelah itu, saya pergi lagi ke rumahnya. Dia mengambil kalendernya yang tua, dan penuh dengan coretan.
"Hari ini, tepat hari dimana mereka menemukan vaksin pencegah polio, kita harus merayakannya karena ini hidup ini indah" begitu katanya sambil menunjukan kalender tuanya.
Di setiap hari dalam 1 tahun, Norma telah menulis sesuatu yang baik yang telah terjadi pada tanggal itu. Menurutnya, hidup adalah alasan untuk bahagia.
Buat temen-temen yang lagi gak ada semangat hidup(kadang yah gue juga gitu) inget deh..kehidupan ini adalah alasan kalian buat bahagia. Walaupun kadang emang hidup ini susah, tapi waktu kalian jalanin kesusahan itu, dan kalian udah lewatin, kalian akan bangga karena kalian mampu. Dan yang paling penting, masalah yang sebenernya besar , akan terasa kecil karena kalian udah pernah lewatin yang lebih besar dari itu.
Jangan kecewa sama Tuhan karena masalah itu bikin kalian susah, jangan pikir kalo Dia ninggalin kalian. Karena Dia sayang, jadi dia kasih masalah itu untuk kita supaya kita jadi orang yang lebih baik, bisa jadi seseorang yang lebih baik buat orang-orang di sekitar kalian.
The other good thing beside, the Good things of Norma is, God loves you and that's the other reason for you to be happy in your single day ;)
To be continue...
Buku ni di tulis pake bahasa inggris, gak susah sih sebenernya tapi biar memudahkan para Readers, gue retold dengan bahasa indonesia yang pastinya lebih gampang buat kalian semua dapet moral of the story dari kumpulan cerpen The Flowing River.
Buku ini gue pinjem dari dosen Reading gue tercinta, Ibu Rina Tjota. She's an amazing storyteller. Dia selalu bikin gue pengen mendapatkan dosen reading kayak dia. With her unique accent, and "When I was in America ..." dia bikin gue pengen tinggal di amerika, or at least pernah staying di sana, untung-untung klo gue punya suami yang udah orang amerika-or native,maybe..(ngarep!)
Buku ini bagus banget, dan wajib di beli bagi kalian pecinta cerpen yang menginspirasi,kayak Chicken Soup dan pastinya bisa bahasa inggris dong..
Ini dia ceritanya...
Norma and the good things- Norma dan hal-hal baik
Di Madrid hiduplah seorang wanita brazil yang sangat spesial.
Orang -orang spanyol memanggilnya " the rocking grandma". Umurnya lebih dari 60 tahun
Dia juga berkerja di macam-macam tempat, mengatur sebuah promosi, pesta,dan konser( gimana gak rocking coba???)
Suatu hari, kira- kira jam 4 pagi, saya sangat lelah, untuk berdiri saja rasanya saya sudah tidak mampu.. saya bingung dari mana si nenek ini dapet energi yang sangat besar. Lalu, saya bertanya..
" Saya punya kalender ajaib, kalau kamu mau lihat, saya bisa tunjukan " katanya
Kemudian,beberapa hari setelah itu, saya pergi lagi ke rumahnya. Dia mengambil kalendernya yang tua, dan penuh dengan coretan.
"Hari ini, tepat hari dimana mereka menemukan vaksin pencegah polio, kita harus merayakannya karena ini hidup ini indah" begitu katanya sambil menunjukan kalender tuanya.
Di setiap hari dalam 1 tahun, Norma telah menulis sesuatu yang baik yang telah terjadi pada tanggal itu. Menurutnya, hidup adalah alasan untuk bahagia.
Buat temen-temen yang lagi gak ada semangat hidup(kadang yah gue juga gitu) inget deh..kehidupan ini adalah alasan kalian buat bahagia. Walaupun kadang emang hidup ini susah, tapi waktu kalian jalanin kesusahan itu, dan kalian udah lewatin, kalian akan bangga karena kalian mampu. Dan yang paling penting, masalah yang sebenernya besar , akan terasa kecil karena kalian udah pernah lewatin yang lebih besar dari itu.
Jangan kecewa sama Tuhan karena masalah itu bikin kalian susah, jangan pikir kalo Dia ninggalin kalian. Karena Dia sayang, jadi dia kasih masalah itu untuk kita supaya kita jadi orang yang lebih baik, bisa jadi seseorang yang lebih baik buat orang-orang di sekitar kalian.
The other good thing beside, the Good things of Norma is, God loves you and that's the other reason for you to be happy in your single day ;)
To be continue...
Selasa, 20 Juli 2010
Sense Of Humanity Of The SuperBustling City
I have a dream that i'll go far away from my superbustling hometown, Jakarta
it is too crowded, and i'm just bored.. so many people never get bored with this city
but , i am bored. I wanna move for a while to a little town
Why i want to move for a while??
I miss the friendliness of the society..
well, my surrounded is totally friendly, but still
it is different if we compare it to the people who lives in small town
or village ,maybe..
i am not as friendly as them.. i realize it
and i really want to be like them
Unfortunately, if you are too friendly, too favorable
your kindness will be used by the other people
so we have to friendly, but smart..hahaha
the reason i'm seems a lil'bit sick of it is because..
I see that so many people here lost their sense of humanity
I often see it in the TransJakarta(my daily vehicle)
I'm sorry to say this and i never meant to insult any of you, but..
so many boys or men keep sitting preety in their seat
while so many girl or women standing in front of them with their heavy bag
Moreover, sometimes they let the senior citizen , a parents with their baby standing..
Some of them react like they didn't realize that someone there need a seat
Some of them react like they already fallen asleep, so they didn't realize it
where's your sense of humanity,dude??
I'm guts enough to say this because i saw it with my own eyes.
I just want to fix a little of this humanity problem..
I believe you, the reader still got your sense of humanity,
don't keep it, just show it
Because when you keep it too close just for your self
It will be gone, sooner or later
Never let it go..
This world need more people to show their sense of humanity
To fix the mentality problem of this superbustling city, country and world
it is too crowded, and i'm just bored.. so many people never get bored with this city
but , i am bored. I wanna move for a while to a little town
Why i want to move for a while??
I miss the friendliness of the society..
well, my surrounded is totally friendly, but still
it is different if we compare it to the people who lives in small town
or village ,maybe..
i am not as friendly as them.. i realize it
and i really want to be like them
Unfortunately, if you are too friendly, too favorable
your kindness will be used by the other people
so we have to friendly, but smart..hahaha
the reason i'm seems a lil'bit sick of it is because..
I see that so many people here lost their sense of humanity
I often see it in the TransJakarta(my daily vehicle)
I'm sorry to say this and i never meant to insult any of you, but..
so many boys or men keep sitting preety in their seat
while so many girl or women standing in front of them with their heavy bag
Moreover, sometimes they let the senior citizen , a parents with their baby standing..
Some of them react like they didn't realize that someone there need a seat
Some of them react like they already fallen asleep, so they didn't realize it
where's your sense of humanity,dude??
I'm guts enough to say this because i saw it with my own eyes.
I just want to fix a little of this humanity problem..
I believe you, the reader still got your sense of humanity,
don't keep it, just show it
Because when you keep it too close just for your self
It will be gone, sooner or later
Never let it go..
This world need more people to show their sense of humanity
To fix the mentality problem of this superbustling city, country and world
Langganan:
Komentar (Atom)