Some people said, We have to make a New Year's Resolution in order to make a better future.
But, for some people NYR is just like a dream that hanging in the ceiling of the room. In other word, it's just like a dream for January and we just forget it in february,and the follow month. Just pretend like, we have a future, a dream.
Why did i said, NOTHING BUT ONE THING??
To be honest to you, i have no resolution, almost every new year that i had.
For me, resolution is a dream, and just a dream if we just pretend it like a dream.
No effort to chase after it. And in the end, it is just a resolution that never be a solution of our life.
So, ONE THING that i want to do, is just do better than i've done so far.
Not make a same mistake, not fall in the same hole for twice.
It may seems so plain, but plain will be more colorful if we color it with our eagerness to do something better for next year.
I just feel i'm not doing the best that i can in 2010, and i will take a revenge on 2011.
One of my friend wanted to take me as his treasurer in my faculty's community, than i said that i couldn't take it. And after that, he finally took me for the member of the Public Relation.
He just said, maybe this is not you Sparkling Year, you should take a shot next year.
And, baby here i come!!!
Jumat, 31 Desember 2010
Jumat, 17 Desember 2010
Warga Negara Indonesia
Setiap orang pasti punya mimpi yang besar buat masa depan dia, ato buat masa depan orang lain juga atau bahkan buat negaranya.
Banyak orang gue temuin, punya mimpi ini itu buat dirinya dia, sejauh mereka cerita, dan itu bukan sesuatu yang salah sih menurut gue . Tapi ada satu teman gue yang bikin gue cukup kaget. Rupanya anak yang gue liat rada selenge-an ini sangat peduli sama negara nya,endonesa*two thumbs up*.
Waktu lagi cerita-cerita sama dia tentang keinginan gue cabs ke NYC dan meneruskan hidup gue disana, dia bilang "ni negara aja belom beres, tugas kita nih buat bantu beresin"*not exactly his word,more or less* Jujur ni, buat dia juga ada keinginan untung ganti nationality, sama kayak gue. Tapi sejelek-jelek apa negara kita, kita juga harus ada rasa setia sama negara ini.
Dalam hati kecil gue, gue juga punya keinginan buat ngebantu sedikit masalah terbesar di sini,poverty. Dan akar yg cukup berkaitan, lack of education and knowledge. Gue pengen bantu bisa sekolahin mereka yang udah SMA dan gak bisa lanjut. Karena, nantinya kalo mereka udah sukses, gue juga pengen mereka ngelakuin hal yang sama seperti apa yang gue akan lakuin.
Pada intinya sih simple, gue juga mungkin gak sesetia bakal ngerem di Indonesia. Tapi, dimanapun gue kerja dan hidup nantinya, gue bakal berusaha membantu membereskan MotherLand gue, dengan apa yang udah gue rencanain.
Buat temen gue, gue gak tau lu baca apa gak, you're a Loyal Man, u know that.
Banyak orang gue temuin, punya mimpi ini itu buat dirinya dia, sejauh mereka cerita, dan itu bukan sesuatu yang salah sih menurut gue . Tapi ada satu teman gue yang bikin gue cukup kaget. Rupanya anak yang gue liat rada selenge-an ini sangat peduli sama negara nya,endonesa*two thumbs up*.
Waktu lagi cerita-cerita sama dia tentang keinginan gue cabs ke NYC dan meneruskan hidup gue disana, dia bilang "ni negara aja belom beres, tugas kita nih buat bantu beresin"*not exactly his word,more or less* Jujur ni, buat dia juga ada keinginan untung ganti nationality, sama kayak gue. Tapi sejelek-jelek apa negara kita, kita juga harus ada rasa setia sama negara ini.
Dalam hati kecil gue, gue juga punya keinginan buat ngebantu sedikit masalah terbesar di sini,poverty. Dan akar yg cukup berkaitan, lack of education and knowledge. Gue pengen bantu bisa sekolahin mereka yang udah SMA dan gak bisa lanjut. Karena, nantinya kalo mereka udah sukses, gue juga pengen mereka ngelakuin hal yang sama seperti apa yang gue akan lakuin.
Pada intinya sih simple, gue juga mungkin gak sesetia bakal ngerem di Indonesia. Tapi, dimanapun gue kerja dan hidup nantinya, gue bakal berusaha membantu membereskan MotherLand gue, dengan apa yang udah gue rencanain.
Buat temen gue, gue gak tau lu baca apa gak, you're a Loyal Man, u know that.
Minggu, 28 November 2010
These Serenade

I know that these songs are not sort of extremely love song that melt me down, with their love serenade. But, Teenage dream and Firework from Katy Perry burn me up!
At first , gue gak tau apa yang bikin gue hari ini semangat. In the end, gue juga gak semangat karena aktifitas gue yang menurut gue membosankan. Hidup gue jadi gak berwarna cerah seperti pelangi. Emang hidup gak harus selalu seperti pelangi. Tapi lebih baik kalo hidup lu secerah pelangi.
Then, i listen to these songs. I'm not telling you a fake truth, but it is true that these songs burn my passion about my goal, what i used to do for another day.
To be honest to you, i have no super brightly ambition. In my head, i just wanna do my best, trying every chances that can open my future. But, at least , i know what i'm going to do.
Believe it or not, karena lagu ini lah gue berani mengambil suatu keputusan yang berani and spontaneous. Dan karena keputusan gue inilah, bikin gue punya goal yang tetap. And im dying to reach it.
The point is, walaupun sebuah hal itu simple, sama seperti lagu ini...itu bisa bikin lu smangat, ngerubah sesuatu jadi lebih baik.
And, for sure, i believe on THE POWER OF THE MUSIC. And you should believe it, i think.
Sabtu, 20 November 2010
Singapore Airlines Dream
Hari ini gue juga di kejutkan lagi dengan advertisment di koran
cari cabin crew buat Singapore Airlines(SQ), nyokap gue sangat mendukung gue buat apply.
Katanya temennya dia jaman dulu kuliah apply, dan dapet.
Tadinya gue juga inget kuliah gue, pasti gak kuliah..
tapi pengorbanan itu akan jadi berarti dibanding, kita bisa keluar negri gratis
even istilahnya jadi housemaid di pesawat, paling gak gue gak bakal di local flight
you know what i mean.
Gw juga ngeliat siapa yang gue layanin nantinya...
Gue jadi semakin ngebet.. bisa latihan conversation tiap hari..
kalo perjalanan panjang, off beberapa hari di hotel.
Kalo lagi off bisa jalan2.. sukur2 kalo disana dapet gaetan..hahaha =P
Gw ngerasa makin mempunyai kesempatan karena, paling gak gue bisa lancar bhs.inggris
Gw juga gak lebih pendek dari pramugari international biasanya
walaupun , emang gue gak ada pengalaman apa2..
Moreover, gaji gue yang dollar bisa buat gue nabung
dibanding kerja yang sekarang..
tiba-tiba gue jadi semangat banget tentang hari depan gue.
Gue bakal cuti kuliah, jadi pramugari. Keluar negri..
jarang2 di jakarta dengan kemacetannya yang menggila.
Gue selalu pengen move out dari kota ini, sendirian ato bersama seorang ato dua orang teman gue
Tentang pacar gue, kalo seandainya dia di jakarta ataupun dimana dia berada
di hari off gue, gue juga pasti ngunjungin dia.
Dan pastinya ada waktu ke gereja bareng sama keluarga
karena gak menutup kemungkinan, gue pergi dan bisa gak balik lagi..
Dengan semangat serta mimpi yang menggebu -gebu, gue online & download form
Dan waktu gue liat qualificationnya.. BACHELOR DEGREE
cuma satu syarat itu yang menghentikan mimpi gue di sore hari
Jumat, 19 November 2010
Teaching, is that what you do?
Suatu hari gue nonton suatu slide yang mirip2 kayak film gitu.
Ini cerita tentang seorang anak, sebut aja namanya Teddy.
Dia pasif banget di kelas, gurunya Mrs. Sally suka tanya kenapa, but he didn't answer any of her question.
Dia pasif banget di kelas, gurunya Mrs. Sally suka tanya kenapa, but he didn't answer any of her question.
Then, si Mrs. Sally liat report si Teddy.
Kelas 1 sampe kelas 3 baik- baik aja, Teddy seems a nice boy, his friends like him so much.
But , when his mother dead, dia makin memburuk. Secara fisik dan mental.
Dia jadi lusuh dan gak terawat. Dia juga jadi anak yang pasif.
Lalu Mrs. Sally sadar kalo sebenernya apa yang dia lakukan selama ini cuma memberi tau anak2 bagaimana menulis, membaca,berhitung. Tapi dia gak mengajar mereka.
Dan Mrs. Sally belajar dari Teddy untuk mengajar seorang anak, dengan memerhatikan mereka.
Bukan cuma mau tau si murid bisa melakukan apa yang gurunya suruh ato enggak.
Then, Teddy pun mulai membaik keadaannya.
At the christmas party, murid banyak bawa hadiah ini itu,
tapi Teddy cuma bawa sebotol parfum yang isinya setengah, dan gelang yang permatanya udah ada yang copot.
Ini hadiah mungkin gak layak , tapi Teddy bilang waktu Mrs. Sally pake parfum itu,
"You smell just like my mother" deep inside her heart, she just wanna cry.
Bertahun-tahun pun berlalu. Teddy sekarang menjadi lulusan terbaik jurusan kedokteran.
Dan surat yang dengan rutin Teddy kirimkan, di ikuti dengan undangan pernikahannya.
Teddy minta Mrs. Sally untuk bisa mendampingi Teddy di tempat orang tuanya yang sudah meninggal. Dan di hari H, Mrs. Sally dateng dengan parfum dan gelang mama nya Teddy.
Ini mungkin means nothing buat kalian, tapi ini bakal jadi meaningfull kalo di bandingin sama guru berikut ini
Dia seorang dosen yang paling di sebelin sepanjang masa, padahal dosen muda.
Dia selalu bilang orang stupid, gue tau dia pinter sampe jadi dosen,
tapi gak berarti dia bisa bego-begoin orang seenaknya.
Dia suka lewat dari jam yang di tetapkan, kita kuliah 2 sks, jadi bonus 3 sks sama dia
kadang 3stengah plus bacotnya yang gak penting dan kadang gak mendidik
Dia orang yg objektif, senengnya biasanya ama cewek cakep doang
What do you do, Sir?? are you teaching or just tell your student that they are not cleverer than you?? meaning they are stupid.
Me and 20 years from now
I often imagine my self when I get older when I was a little. And now I have to think really hard about how I am going to be in my future. Well, we all know that life will getting harder as the time goes by, but I believe as the time goes by my life will be greater then now. Although, I know that is not an easy thing to do, I have to make so much effort reach it.
I am going to be a better person with a great career in my next twenty year. Even though I am not on my golden age, I am in my thirtynine; I will work for my satisfaction. I am going to be a news reader in international section, not a full time worker. I choose not to be a full time worker because, I work for my satisfaction and I want to do more than just be a news reader. I want to be an inspiring speaker for teenager or youngster that can encourage them to stay in school and go reach their dream, no matter how far is it. The truth is, I am 19 now and I am still a student in English Department, where I am going to build a strong foundation to be an international news reader.
Now, I am still living with my parents, my brother, my sister and also my grandmother, but in twenty years from now, I believe that we will not stick together like what we are now. In my next twenty years, I will have a family, and so with my brother and sister. So, I will not stick together like that, I just cannot live if we are in the same house, even if it is big, because too many person will make too many problem. That will be better if we spent our weekend together or going somewhere after us going to the church. We often do the same thing now, going somewhere for lunch together, that is the time of our togetherness. My father told me to do the same thing if I am married to keep the togetherness of this family.
In my nineteen, I cannot make great things on my own, but in my twenty, I will do something great for everyone else. I am just a student and ordinary private teacher now, but in my next twenty years I really love to help another people to reach their dream trough education. I will not educate them directly like other teacher does, but I will support them to continue their study to the higher level, like to go to university. Another thing that I will do is, give some support trough my speech ability, like a seminar to encourage them to go to the university. I really concern on it because I know that every people need education for their better quality of life.
For all, I may not be somebody now, not a great or a famous person because I on my way to go for it. I will make a lot of effort to reach it, because I know that it is not an easy thing to reach. But I will try to make it in these twenty years to go, and I hope that I am still having a chance to go reach my dream.
Kamis, 29 Juli 2010
Orangtua dan "kebiasaannya"
Mungkin ini cuma tulisan tentang apa yang gue liat dan gue rasain. Dan mungkin sebagian kecil atau besar dari kalian juga merasakan hal yang sama.
Ini sebenernya cuma tentang kebawelan orang tua pada umumnya. Gue ngerasa klo makin tua tuh yang makin diomongin banyak, karena udah berpengalaman. Ga cuma dibidang cari duit buat makan keluarga, ngurusin pembantu yang kerjanya gak bener, atau ngurusin jodoh anaknya dari bibit,bebet dan bobotnya. Ga salah sih, baik malah.. tapi kalo kebanyakan yah mumet-pusing juga lah yahh.. luckily, my parents are not that type.. yah sometimes sih..sekalinya bawel juga bukan karena mereka yang bawel tapi ada yang salah.. dan yang paling bikin kesel tuh gara2 my housemaid yang bikin nyokap gue ngomong gak ada titik spasinya, even if she's doing something, like eating. Weeew can u imagine?? Dan mungkin mama kalian juga berbuat yang sama, atau papa kalian??hahaha
Ini ada suatu cerita,
Ada seorang nenek, seperti nenek pada umumnya punya anak dan punya cucu.
Dia punya 3anak perempuan. Yang satu pinter dalam bidang bahasa tapi karena keinginannya, dimasukanlah anaknya di perguruan tinggi sekertaris, bidang yang tidak diminati oleh anaknya.
Jadinya gimana?? anak pertamanya kerja sebagai guru bahasa, kariernya cukup cemerlang dan bisa dipanggil Young Independent Woman. Tapi sayangnya, makin tua, anak itu makin tersiksa karena gelar D3 sekertaris yang dia dapet dengan terpaksa. Kenapa??
Dia menikmati dan menjiwai perkerjaannya sebagai guru, tapi dia gak bisa dapet payment yang layak karena dia tidak bisa mendapatkan perkerjaan yang lebih layak karena ijazahnya yang hanya D3, sekertaris pula... Untungnya, dia melakukan hal yang benar kepada anak- anaknya, dia tidak pernah memaksakan apa yang dia inginkan untuk anaknya, tapi dia membebaskan anaknya untuk memilih apa yang anaknya suka untuk melanjutkan pendidikannya, dan akhirnya anak pertamanya memiliki nilai yang memuaskan dalam kuliahnya.. Anak pertama nenek itu sangat bijak, bukan???
Cerita gak selesai di situ aja..
Anak keduanya sukses, karena emang brilliant.. Gak pernah belajar buat ujian, cuma tidur doang..
Ehh dapet bagus aja ulangannya.. Nice!
Anak ketiganya-anak kesayangan, yahh so so lah... Karier ok, but she's now going abroad to get a better life.
Tentang si nenek yang pengen gue ceritain,
si nenek tinggal serumah sama anak pertamanya,
si nenek ditinggal mati suaminya yang sangat baik, tanpa pesan..
dia cuma tidur and he's gone...(emang yah kalo orang baik matinya enak.. Ga tau deh udah rela ato belom)
Dan mungkin karena saudara-saudaranya yang kaya tapi dianya enggak, dia jadi rada stress.
Apa yang dia mau harus dipenuhin, kalo enggak ngomel-ngomel ampe bikin kuping anak pertama dan kedua panas..
Dia gak bisa dibilangin kayak anak-anak, dan cuma mau denger dari anak ketiga yang lagi diluar negeri, repot kan??
Dan yang bikin kesel dia kadang mengeluh sama saudara-saudaranya serta tetangganya tentang keluarganya yang gak bisa memenuhi kebutuhannya secara materi..duit duit duit
Yang lebih buruknya lagii..
She always be nice to everyone, EXCEPT her own daughters and grandchildren
So, of course people will think that how pity is her..
Hmmm...
Sesuatu yang bisa gue dapet adalah kalo kalian punya orang tua, sayangin mereka
kalo mereka tralu memaksakan kehendak mereka, omongin baik-baik perasaan kalian
karena gak semua orang tua itu hanya mendengarkan orang-orang yang lebih tua dari mereka..
Sebisa mungkin bikin mereka bahagia di hari tua mereka..
Kalo kalian punya uang lebih, gue sarankan bawa mereka jauh-jauh dari kota yang bikin stress kayak jakarta..
Beli villa disertakan field untuk berkebun buat mereka.. Biar mereka bisa tenang di hari tua mereka..
Di anggapan gue, nenek itu stress karena salahnya sendiri, dan karena mindsetnya (money is everything) dan surroundednya juga...
Tapi yang pasti, gue sangat berharap, mama, papa, tante, dan om gue nantinya bisa bahagia dan gak stress di hari tua mereka...
I'll make them happy, before they go or before I go.
Ini sebenernya cuma tentang kebawelan orang tua pada umumnya. Gue ngerasa klo makin tua tuh yang makin diomongin banyak, karena udah berpengalaman. Ga cuma dibidang cari duit buat makan keluarga, ngurusin pembantu yang kerjanya gak bener, atau ngurusin jodoh anaknya dari bibit,bebet dan bobotnya. Ga salah sih, baik malah.. tapi kalo kebanyakan yah mumet-pusing juga lah yahh.. luckily, my parents are not that type.. yah sometimes sih..sekalinya bawel juga bukan karena mereka yang bawel tapi ada yang salah.. dan yang paling bikin kesel tuh gara2 my housemaid yang bikin nyokap gue ngomong gak ada titik spasinya, even if she's doing something, like eating. Weeew can u imagine?? Dan mungkin mama kalian juga berbuat yang sama, atau papa kalian??hahaha
Ini ada suatu cerita,
Ada seorang nenek, seperti nenek pada umumnya punya anak dan punya cucu.
Dia punya 3anak perempuan. Yang satu pinter dalam bidang bahasa tapi karena keinginannya, dimasukanlah anaknya di perguruan tinggi sekertaris, bidang yang tidak diminati oleh anaknya.
Jadinya gimana?? anak pertamanya kerja sebagai guru bahasa, kariernya cukup cemerlang dan bisa dipanggil Young Independent Woman. Tapi sayangnya, makin tua, anak itu makin tersiksa karena gelar D3 sekertaris yang dia dapet dengan terpaksa. Kenapa??
Dia menikmati dan menjiwai perkerjaannya sebagai guru, tapi dia gak bisa dapet payment yang layak karena dia tidak bisa mendapatkan perkerjaan yang lebih layak karena ijazahnya yang hanya D3, sekertaris pula... Untungnya, dia melakukan hal yang benar kepada anak- anaknya, dia tidak pernah memaksakan apa yang dia inginkan untuk anaknya, tapi dia membebaskan anaknya untuk memilih apa yang anaknya suka untuk melanjutkan pendidikannya, dan akhirnya anak pertamanya memiliki nilai yang memuaskan dalam kuliahnya.. Anak pertama nenek itu sangat bijak, bukan???
Cerita gak selesai di situ aja..
Anak keduanya sukses, karena emang brilliant.. Gak pernah belajar buat ujian, cuma tidur doang..
Ehh dapet bagus aja ulangannya.. Nice!
Anak ketiganya-anak kesayangan, yahh so so lah... Karier ok, but she's now going abroad to get a better life.
Tentang si nenek yang pengen gue ceritain,
si nenek tinggal serumah sama anak pertamanya,
si nenek ditinggal mati suaminya yang sangat baik, tanpa pesan..
dia cuma tidur and he's gone...(emang yah kalo orang baik matinya enak.. Ga tau deh udah rela ato belom)
Dan mungkin karena saudara-saudaranya yang kaya tapi dianya enggak, dia jadi rada stress.
Apa yang dia mau harus dipenuhin, kalo enggak ngomel-ngomel ampe bikin kuping anak pertama dan kedua panas..
Dia gak bisa dibilangin kayak anak-anak, dan cuma mau denger dari anak ketiga yang lagi diluar negeri, repot kan??
Dan yang bikin kesel dia kadang mengeluh sama saudara-saudaranya serta tetangganya tentang keluarganya yang gak bisa memenuhi kebutuhannya secara materi..duit duit duit
Yang lebih buruknya lagii..
She always be nice to everyone, EXCEPT her own daughters and grandchildren
So, of course people will think that how pity is her..
Hmmm...
Sesuatu yang bisa gue dapet adalah kalo kalian punya orang tua, sayangin mereka
kalo mereka tralu memaksakan kehendak mereka, omongin baik-baik perasaan kalian
karena gak semua orang tua itu hanya mendengarkan orang-orang yang lebih tua dari mereka..
Sebisa mungkin bikin mereka bahagia di hari tua mereka..
Kalo kalian punya uang lebih, gue sarankan bawa mereka jauh-jauh dari kota yang bikin stress kayak jakarta..
Beli villa disertakan field untuk berkebun buat mereka.. Biar mereka bisa tenang di hari tua mereka..
Di anggapan gue, nenek itu stress karena salahnya sendiri, dan karena mindsetnya (money is everything) dan surroundednya juga...
Tapi yang pasti, gue sangat berharap, mama, papa, tante, dan om gue nantinya bisa bahagia dan gak stress di hari tua mereka...
I'll make them happy, before they go or before I go.
Minggu, 25 Juli 2010
The Flowing River By Paulo Coelho
Gue sebenernya bukan seorang yang suka banget baca buku, tapi karena gue diceritain..gue ngrasa buku ini menarik nihh buat di baca..
Buku ni di tulis pake bahasa inggris, gak susah sih sebenernya tapi biar memudahkan para Readers, gue retold dengan bahasa indonesia yang pastinya lebih gampang buat kalian semua dapet moral of the story dari kumpulan cerpen The Flowing River.
Buku ini gue pinjem dari dosen Reading gue tercinta, Ibu Rina Tjota. She's an amazing storyteller. Dia selalu bikin gue pengen mendapatkan dosen reading kayak dia. With her unique accent, and "When I was in America ..." dia bikin gue pengen tinggal di amerika, or at least pernah staying di sana, untung-untung klo gue punya suami yang udah orang amerika-or native,maybe..(ngarep!)
Buku ini bagus banget, dan wajib di beli bagi kalian pecinta cerpen yang menginspirasi,kayak Chicken Soup dan pastinya bisa bahasa inggris dong..
Ini dia ceritanya...
Norma and the good things- Norma dan hal-hal baik
Di Madrid hiduplah seorang wanita brazil yang sangat spesial.
Orang -orang spanyol memanggilnya " the rocking grandma". Umurnya lebih dari 60 tahun
Dia juga berkerja di macam-macam tempat, mengatur sebuah promosi, pesta,dan konser( gimana gak rocking coba???)
Suatu hari, kira- kira jam 4 pagi, saya sangat lelah, untuk berdiri saja rasanya saya sudah tidak mampu.. saya bingung dari mana si nenek ini dapet energi yang sangat besar. Lalu, saya bertanya..
" Saya punya kalender ajaib, kalau kamu mau lihat, saya bisa tunjukan " katanya
Kemudian,beberapa hari setelah itu, saya pergi lagi ke rumahnya. Dia mengambil kalendernya yang tua, dan penuh dengan coretan.
"Hari ini, tepat hari dimana mereka menemukan vaksin pencegah polio, kita harus merayakannya karena ini hidup ini indah" begitu katanya sambil menunjukan kalender tuanya.
Di setiap hari dalam 1 tahun, Norma telah menulis sesuatu yang baik yang telah terjadi pada tanggal itu. Menurutnya, hidup adalah alasan untuk bahagia.
Buat temen-temen yang lagi gak ada semangat hidup(kadang yah gue juga gitu) inget deh..kehidupan ini adalah alasan kalian buat bahagia. Walaupun kadang emang hidup ini susah, tapi waktu kalian jalanin kesusahan itu, dan kalian udah lewatin, kalian akan bangga karena kalian mampu. Dan yang paling penting, masalah yang sebenernya besar , akan terasa kecil karena kalian udah pernah lewatin yang lebih besar dari itu.
Jangan kecewa sama Tuhan karena masalah itu bikin kalian susah, jangan pikir kalo Dia ninggalin kalian. Karena Dia sayang, jadi dia kasih masalah itu untuk kita supaya kita jadi orang yang lebih baik, bisa jadi seseorang yang lebih baik buat orang-orang di sekitar kalian.
The other good thing beside, the Good things of Norma is, God loves you and that's the other reason for you to be happy in your single day ;)
To be continue...
Buku ni di tulis pake bahasa inggris, gak susah sih sebenernya tapi biar memudahkan para Readers, gue retold dengan bahasa indonesia yang pastinya lebih gampang buat kalian semua dapet moral of the story dari kumpulan cerpen The Flowing River.
Buku ini gue pinjem dari dosen Reading gue tercinta, Ibu Rina Tjota. She's an amazing storyteller. Dia selalu bikin gue pengen mendapatkan dosen reading kayak dia. With her unique accent, and "When I was in America ..." dia bikin gue pengen tinggal di amerika, or at least pernah staying di sana, untung-untung klo gue punya suami yang udah orang amerika-or native,maybe..(ngarep!)
Buku ini bagus banget, dan wajib di beli bagi kalian pecinta cerpen yang menginspirasi,kayak Chicken Soup dan pastinya bisa bahasa inggris dong..
Ini dia ceritanya...
Norma and the good things- Norma dan hal-hal baik
Di Madrid hiduplah seorang wanita brazil yang sangat spesial.
Orang -orang spanyol memanggilnya " the rocking grandma". Umurnya lebih dari 60 tahun
Dia juga berkerja di macam-macam tempat, mengatur sebuah promosi, pesta,dan konser( gimana gak rocking coba???)
Suatu hari, kira- kira jam 4 pagi, saya sangat lelah, untuk berdiri saja rasanya saya sudah tidak mampu.. saya bingung dari mana si nenek ini dapet energi yang sangat besar. Lalu, saya bertanya..
" Saya punya kalender ajaib, kalau kamu mau lihat, saya bisa tunjukan " katanya
Kemudian,beberapa hari setelah itu, saya pergi lagi ke rumahnya. Dia mengambil kalendernya yang tua, dan penuh dengan coretan.
"Hari ini, tepat hari dimana mereka menemukan vaksin pencegah polio, kita harus merayakannya karena ini hidup ini indah" begitu katanya sambil menunjukan kalender tuanya.
Di setiap hari dalam 1 tahun, Norma telah menulis sesuatu yang baik yang telah terjadi pada tanggal itu. Menurutnya, hidup adalah alasan untuk bahagia.
Buat temen-temen yang lagi gak ada semangat hidup(kadang yah gue juga gitu) inget deh..kehidupan ini adalah alasan kalian buat bahagia. Walaupun kadang emang hidup ini susah, tapi waktu kalian jalanin kesusahan itu, dan kalian udah lewatin, kalian akan bangga karena kalian mampu. Dan yang paling penting, masalah yang sebenernya besar , akan terasa kecil karena kalian udah pernah lewatin yang lebih besar dari itu.
Jangan kecewa sama Tuhan karena masalah itu bikin kalian susah, jangan pikir kalo Dia ninggalin kalian. Karena Dia sayang, jadi dia kasih masalah itu untuk kita supaya kita jadi orang yang lebih baik, bisa jadi seseorang yang lebih baik buat orang-orang di sekitar kalian.
The other good thing beside, the Good things of Norma is, God loves you and that's the other reason for you to be happy in your single day ;)
To be continue...
Selasa, 20 Juli 2010
Sense Of Humanity Of The SuperBustling City
I have a dream that i'll go far away from my superbustling hometown, Jakarta
it is too crowded, and i'm just bored.. so many people never get bored with this city
but , i am bored. I wanna move for a while to a little town
Why i want to move for a while??
I miss the friendliness of the society..
well, my surrounded is totally friendly, but still
it is different if we compare it to the people who lives in small town
or village ,maybe..
i am not as friendly as them.. i realize it
and i really want to be like them
Unfortunately, if you are too friendly, too favorable
your kindness will be used by the other people
so we have to friendly, but smart..hahaha
the reason i'm seems a lil'bit sick of it is because..
I see that so many people here lost their sense of humanity
I often see it in the TransJakarta(my daily vehicle)
I'm sorry to say this and i never meant to insult any of you, but..
so many boys or men keep sitting preety in their seat
while so many girl or women standing in front of them with their heavy bag
Moreover, sometimes they let the senior citizen , a parents with their baby standing..
Some of them react like they didn't realize that someone there need a seat
Some of them react like they already fallen asleep, so they didn't realize it
where's your sense of humanity,dude??
I'm guts enough to say this because i saw it with my own eyes.
I just want to fix a little of this humanity problem..
I believe you, the reader still got your sense of humanity,
don't keep it, just show it
Because when you keep it too close just for your self
It will be gone, sooner or later
Never let it go..
This world need more people to show their sense of humanity
To fix the mentality problem of this superbustling city, country and world
it is too crowded, and i'm just bored.. so many people never get bored with this city
but , i am bored. I wanna move for a while to a little town
Why i want to move for a while??
I miss the friendliness of the society..
well, my surrounded is totally friendly, but still
it is different if we compare it to the people who lives in small town
or village ,maybe..
i am not as friendly as them.. i realize it
and i really want to be like them
Unfortunately, if you are too friendly, too favorable
your kindness will be used by the other people
so we have to friendly, but smart..hahaha
the reason i'm seems a lil'bit sick of it is because..
I see that so many people here lost their sense of humanity
I often see it in the TransJakarta(my daily vehicle)
I'm sorry to say this and i never meant to insult any of you, but..
so many boys or men keep sitting preety in their seat
while so many girl or women standing in front of them with their heavy bag
Moreover, sometimes they let the senior citizen , a parents with their baby standing..
Some of them react like they didn't realize that someone there need a seat
Some of them react like they already fallen asleep, so they didn't realize it
where's your sense of humanity,dude??
I'm guts enough to say this because i saw it with my own eyes.
I just want to fix a little of this humanity problem..
I believe you, the reader still got your sense of humanity,
don't keep it, just show it
Because when you keep it too close just for your self
It will be gone, sooner or later
Never let it go..
This world need more people to show their sense of humanity
To fix the mentality problem of this superbustling city, country and world
Langganan:
Komentar (Atom)